Alda Risma
Biodata dan Profil Alda Risma
Alda Risma Elfariani atau yang lebih dikenal sebagai Alda Risma, adalah seorang penyanyi dan aktris Indonesia yang populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Berikut adalah biodata dan profil lengkapnya:
Biodata:
- Nama Lengkap: Alda Risma Elfariani
- Nama Panggilan: Alda Risma
- Tempat Lahir: Bogor, Jawa Barat, Indonesia
- Tanggal Lahir: 23 November 1982
- Tanggal Meninggal: 12 Desember 2006
- Usia Saat Meninggal: 24 tahun
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Tinggi Badan: 160 cm
- Orang Tua: Halimah (ibu) dan Amir Farid Rizal (ayah)
- Saudara: Anak ketiga dari delapan bersaudara
Karier
Alda memulai karier di dunia hiburan sebagai model sebelum akhirnya terjun ke industri musik. Namanya mulai dikenal publik setelah merilis single "Aku Tak Biasa" pada tahun 1998, yang mendapat sambutan positif di Indonesia dan Malaysia. Sebelumnya, pada usia 14 tahun, Alda berkolaborasi dengan boyband asal Inggris, Code Red, dalam lagu "We Can Make It".
Diskografi:
- Aku Tak Biasa (1998)
- Kupilih Yang Mana (2001)
- Tangisan Yang Terakhir (2006)
- Menanti Kekasih (2006)
Kehidupan Pribadi
Alda pernah menjalin pertunangan dengan seorang produser dari Blackboard, Iwan Sastrawijaya. Namun, hubungan mereka kandas akibat perselisihan kecil, meskipun pernikahan mereka sudah hampir terlaksana. Setelah itu, namanya sempat meredup dari sorotan publik hingga akhirnya kembali muncul di media pada 19 Juni 2006 akibat kecelakaan lalu lintas yang dialaminya.
Kematian
Pada 12 Desember 2006, Alda ditemukan tak bernyawa di kamar 432 Hotel Grand Menteng. Tubuhnya dipenuhi bekas suntikan. Sebelumnya, ia pernah mengalami overdosis serupa pada Oktober 2005. Dugaan awal menyebutkan bahwa ia meninggal karena overdosis, dan hasil autopsi dari ahli forensik RSCM, Zulhasmar Samsu, mengonfirmasi bahwa penyebab kematiannya adalah keracunan psikotropika.
Di tubuhnya ditemukan sekitar 20 hingga 25 bekas suntikan yang mengandung berbagai zat seperti benzodiazepine, propofol, pethidine, morfin, serta pil analgesik. Kombinasi obat-obatan tersebut menyebabkan gangguan serius pada sistem saraf pusat dan pernapasannya. Jenazah Alda kemudian dimakamkan di TPU Blender, Bogor, pada 13 Desember 2006.
Hasil investigasi lebih lanjut menyimpulkan bahwa kematian Alda bukan murni akibat overdosis, melainkan dugaan pembunuhan. Tiga orang diduga terlibat dalam kasus ini, yaitu Ferry Surya Prakasa (kakak ipar dari Ferry Salim), Indra, dan Zen Wirman. Ferry akhirnya dijatuhi hukuman 14 tahun penjara atas keterlibatannya dalam kasus tersebut.



Post a Comment for "Alda Risma"